Mikroprosesor adalah sebuah chip (IC) yang bekerja dengan program.
Fungsi Mikroprosesor adalah sebagai pengontrol atau pengolah utama dalam suatu
rangkaian elektronik. Mikroprosesor biasa disebut juga CPU (Central
Processing Unit).
Cara kerja sebuah Mikroprosesor diarahkan oleh suatu program dalam kode-kode bahasa mesin yang telah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah memori. Di dalam Mikroprosesor minimal terdiri dari rangkaian digital, register, pengolah logika aritmatika, rangkaian sekuensial.
Cara kerja sebuah Mikroprosesor diarahkan oleh suatu program dalam kode-kode bahasa mesin yang telah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah memori. Di dalam Mikroprosesor minimal terdiri dari rangkaian digital, register, pengolah logika aritmatika, rangkaian sekuensial.
Sejarah Mikroprosesor
2. ENIAC terdiri dari 17.000 tabung hampa, 500 mil kabel, berat > 30 ton,
dapat menjalankan 100.000 operasi per detik, diprogram dengan mengatur jalur
kabel pada rangkaiannya.
3. Th. 1948 : Transistor pertama dibuat di Bell Labs, USA.
4. Th. 1958 : IC (Integrated Circuit) pertama dibuat oleh Jack Kilby dari
Texas Instrument, USA.
5. Penemuan IC ini mendorong pengembangan IC Digital (1960), dan
mikroprosesor pertama oleh Intel (1971).
6. Mikroprosesor pertama di dunia adalah Intel 4004 merupakan prosesor 4-bit,
Kebanyakan Kalkulator masih berbasis mikroprosesor 4-bit.
7. Th. 1971 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 8-bit yaitu Intel 8008.
8. Th. 1973 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 8-bit modern pertama Intel
8080 (10x lebih cepat dari 8008), dan diikuti Motorola MC6800.
9. Th. 1977 : Intel memperkenalkan 8085 yang merupakan mikroprosesor 8-bit
terakhir yang dibuat Intel dengan frek.clock dan kecepatan lebih tinggi.
10. Perusahaan lain yang mampu menyaingi Intel 8085 adalah Zilog Corporation
dengan Z80.
11. Th. 1978 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 16-bit yaitu 8086, setahun
kemudian mengeluarkan 8088 dengan kecepatan eksekusi dan memori lebih besar dari
8085, serta mulai digunakannya cache memori (sistem antrian yang mengatur
pemberian instruksi sebelum menjalankannya).
12. Intel 8086/8088 disebut juga CISC (Complex Instruction Set Computer)
karena jumlah dan kompleksitas instruksinya.
13. Th. 1981 : IBM membuat PC menggunakan mikroprosesor 8088 untuk
menjalankan aplikasi seperti spreadsheet dan pengolah kata.
14. Th. 1983 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 16-bit 80286, dengan
kemampuan memori 16 MB.
15. Th. 1986 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 32-bit pertama 80386, dengan
kemampuan memori 4 GB.
16. Th. 1989 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 32-bit 80486, dengan
kemampuan memori 4 GB + 8K Cache.
17. Th. 1993 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 32-bit Pentium I, Th. 1997
Pentium II, kemudian berturut-turut Pentium III dan Pentium 4 pada Th. 2000,
dimana mulai digunakan teknologi memori RAMBUS menggantikan teknologi
SDRAM.
Sebuah mikroprosesor (sering dituliskan: µP atau uP)
adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat
dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah sirkuit terintegrasi
semikonduktor.
Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari
sirkuit terintegrasi TTL terpisah. Sebelumnya transistor individual, dari tabung
vakum. Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar bagian
mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll.
Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore
yang merupakan peningkatan performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan
bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang
benar terjadi sejak awal 1970-an. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator,
perkembangan kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis
komputer, setiap sistem dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang
terkecil sekarang menggunakan mikroprosesor sebagai pusatnya.
Karakteristik Mikroprosesor
Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor :
1. Ukuran bus data internal (internal data bus size)
Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah
bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor.
2. Ukuran bus data eksternal (external data bus size
)
Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara
mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor.
3. Ukuran alamat memori (memory address size)
Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara
langsung.
4. Kecepatan clock (clock speed)
Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor.
5. Fitur-fitur spesial (special features)
Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas
pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar